Warga LDII Sentul Jalan Sehat Sambut Hari Kemerdekaan
Serang (16/8). Sebanyak 200 warga LDII Desa Sentul mengikuti “Jalan Sehat Kebangsaan 2025” yang berlangsung di halaman masjid Sabilul M, kab serang pada Sabtu. Kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat persahabatan sekaligus cinta tanah air. Hal tersebut disampaikan oleh Supangat, Lurah Sentul saat membuka jalan sehat.
Dalam sambutannya, Supangat mengungkapkan rasa syukur atas nikmat sehat yang diberikan oleh Tuhan sehingga acara tersebut dapat berlangsung dengan baik. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada panitia, khususnya Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) desa Sentul, yang memprakarsai kegiatan ini.
“Acara ini adalah langkah kebersamaan yang menumbuhkan semangat kebangsaan. Jalan sehat persahabatan perlu dimasyarakatkan sebagai salah satu upaya kita untuk menjaga kesehatan dan cinta tanah air,” kata Supangat.
Supangat juga menyampaikan pentingnya kesehatan masyarakat dalam mendukung produktivitas dan daya saing.
“Dengan LDII sebagai rumah bagi acara ini, wilayah ini akan menjadi ukhuwah persatuan dalam mewujudkan desa Sentul menjadi tempat persatuan,” ungkapnya.
Selain itu, Ketua LDII Desa Sentul, Sri Yanto yang juga memberi berbagai, tekanan pentingnya menjaga kesehatan sebagai bentuk rasa syukur. Di hadapan peserta, Sri Yanto mengingatkan bahwa kesehatan adalah anugerah yang harus dijaga, karena tanpa kesehatan, kehidupan sehari-hari bisa terganggu.
“Kita harus belajar dari Nabi Muhammad SAW. Beliau tetap melakukan salat malam sebagai bentuk rasa syukur meskipun sudah dijamin surga. Begitu juga dengan kita, jalan sehat ini adalah salah satu cara kita mensyukuri nikmat sehat,” tambah Sri Yanto.
Ketua LDII Kab Serang, Kabid Bagaskara menjelaskan, kegiatan yang mengusung tema “Langkah Kebersamaan, Semangat Kebangsaan” ini bertujuan untuk memperkuat kebersamaan warga LDII Desa Sentul, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan.
“Terus menjaga kesehatan, terutama dalam rangka menyambut Hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Mari kita olahraga secara rutin untuk menjaga fisik dan kesehatan, sehingga ibadah kita bisa lebih lancar dan tertib,” tambahnya.
Kabid Bagaskara menjelaskan, jalan sehat mengambil rute start di masjid Sabilul Muttaqin Pabuaran Barat – Sentul Selatan – jalan raya – sait Lio – kp. Baru – Pabuaran – finish, menciptakan suasana yang sejuk dan menyenangkan bagi para peserta yang terdiri dari keluarga. Mereka mengelilingi pejalan kaki dengan rute sepanjang 3,5 KM.

“Memutari sekitar wilayah masjid Sabilul M membuat suasana lebih ciamik, enak, dan sejuk. Warga kami melakukan kegiatan ini dengan riang gembira,” jelas Kabid.

Jalan Sehat Kebangsaan diharapkan menjadi momen penting bagi warga LDII Desa Sentul untuk semakin sadar akan pentingnya kesehatan dan kebersamaan, sambil tetap menjunjung tinggi semangat kebangsaan. Kegiatan “Jalan Sehat Kebangsaan” diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih aktif berolahraga dan menjaga kesehatan demi masa depan yang lebih baik.

Previous Post
Next Post

