PPG Insan Unggul Naungan LDII Gelar Festival Anak Sholeh 2025

PPG Insan Unggul Naungan LDII Gelar Festival Anak Sholeh 2025

Serang (21/12). Penggerak Pembina Generus (PPG) Insan Unggul naungan LDII Kabupaten Serang dan LDII Kota Cilegon menyelenggarakan Festival Anak Sholeh (FAS) 2025. Kegiatan ini bertemakan “Pesata Bakat dan Semangat Generasi Hebat”, ajang event tahunan tersebut untuk mengevaluasi perkembangan pendidikan generasi penerus LDII.

Kegiatan yang menargetkan anak usia PAUD, SD dan SMP ini berlangsung di GSG DPD LDII Kabupaten Serang dan Gedung LDII Banten pada Minggu, (21/12/2025).

Ketua Panitia Sigit Prasetyo dalam pembukaan nya mengatakan, pembinaan karakter Generus ini menjadi salah satu alasan LDII terus mendorong kegiatan edukatif bagi generasi mudanya.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 400 peserta dari seluruh TPQ LDII di wilayah Kabupaten Serang dan Cilegon. Ia menilai antusiasme peserta dan dukungan orang tua meningkat dibanding gelaran sebelumnya.

Ia menambahkan, cabang perlombaan meliputi adzan-ikomah, mewarnai, hafalan Al-Qur’an, pildacil, mars 29 karakter, MUA atau tata rias, kabaret, short movie dan lomba cerdas cermat.

Pembina PPG Insan Unggul, Dawud Nurhasan, menilai FAS sudah berkembang menjadi ruang pertumbuhan karakter. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara yang menjaga kualitas kegiatan dari tahun ke tahun.

“FAS bukan sekadar lomba, tetapi ruang pembiasaan moral anak. Kami ingin peserta memahami adab, kemandirian, serta disiplin yang kelak menguatkan fondasi perjalanan mereka sebagai generasi penerus,” tuturnya.

Dawud juga menyebut 29 karakter generus LDII merupakan formula pendidikan yang dirancang agar anak-anak memiliki akhlak yang kuat sekaligus kompetensi masa depan.

Menurutnya, karakter seperti jujur, rukun, kerja keras, cerdas, serta bertanggung jawab perlu ditanamkan sejak dini, “Kompetisi ini hanya pintu awal. Yang lebih penting ialah bagaimana para orang tua dan pendidik terus menguatkan karakter tersebut dalam keseharian anak-anak,” katanya.

Ketua DPD LDII Kabupaten Serang Kabid Bagaskara, memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraan FAS 2025. Ia menyebut kegiatan ini menjadi bagian strategi LDII untuk membina generasi yang siap menghadapi perubahan sosial.

“LDII melihat pendidikan karakter sebagai investasi jangka panjang. FAS mengajarkan anak untuk berkompetisi tanpa saling menjatuhkan, belajar dengan gembira, serta mengembangkan kecintaan pada Al-Qur’an,” ucapnya.

kabid menambahkan, generasi unggul tidak lahir dari kemampuan akademik saja, tetapi dari sikap mental yang stabil, kemampuan bekerja sama, serta kemauan memperbaiki diri, “LDII terus mendorong TPQ dan guru pembina menciptakan pola pendidikan yang sehat. Anak-anak perlu dukungan lingkungan yang kondusif agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berprestasi. LDII berkomitmen memperkuat ekosistem ini,” tutupnya.

FAS 2025 diharapkan dapat menjadi wadah bagi generasi penerus LDII untuk menunjukkan kemampuan dan bakat mereka, serta meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di lingkungan LDII.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *